# sustain-citres > Citizens Participation in Resource Governance and Sustainable Transition ## Posts - [Gender inequality and local patriarchy in the mine industry of Bangka Island](https://sustain-citres.id/gender-inequality-and-local-patriarchy-in-the-mine-industry-of-bangka-island/): individual with minimal resources has been engaged in non-traditional tin mining methods. Primarily, it pertains to artisanal and small-scale mining (ASM), which involves little or basic equipment and low technology but relies heavily on manual labor. We examine the gender perspective in relation to tin mining, a topic that has received limited attention in previous studies. Initially, the primary objective is to examine the concept of gender and the issue of gender inequality at the mining site in Bangka. This study specifically examines the challenges and actual conditions faced by female workers in mining sites. Experiencing unjust treatment, individuals often feel uncomfortable but choose to disregard it as an issue, with many accepting inequity as an inherent aspect of the workplace. Furthermore, they are simultaneously engaged in domestic responsibilities such as nourishing their children, maintaining the cleanliness of the household, tending to the needs of their unwell children, and other maternal duties, all while working at the mining site. - [Comparison of Traditional Oil Miners Bojonegoro and Traditional Tin Miners of Bangka Belitung](https://sustain-citres.id/id/comparison-of-traditional-oil-miners-bojonegoro-and-traditional-tin-miners-of-bangka-belitung-2/): Penelitian ini membahas sumber daya alam minyak dan gas di Indonesia, yang merupakan komoditas penting bagi perekonomian nasional maupun regional, serta dampaknya terhadap daerah penghasil minyak, khususnya di Desa Wonocolo dan Bangka Belitung. Tujuan penelitian ini adalah untuk membandingkan kondisi pertambangan minyak tradisional di Desa Wonocolo dan di Bangka Belitung dari perspektif ekonomi, sosial, politik, dan lingkungan. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan lapangan. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara bertahap untuk mengetahui dan menganalisis perbedaan yang ada di kedua wilayah tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari sisi ekonomi, pertambangan minyak merupakan sektor penting yang berkontribusi terhadap pendapatan dan pertumbuhan ekonomi di kedua daerah. Namun, kesejahteraan pekerja dan masyarakat sekitar masih belum merata dibandingkan dengan hasil yang diperoleh dari aktivitas pertambangan tersebut Di Desa Wonocolo, masyarakat memiliki kewenangan penuh dalam mengelola pertambangan minyak tradisional. Sementara itu, di Bangka Belitung, pengelolaan pertambangan minyak tradisional lebih banyak dikendalikan oleh perusahaan asing dan negara, sehingga aspek politik menjadi sangat dominan Dari sisi sosial, pertambangan minyak tradisional memberikan dampak positif terhadap peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di kedua wilayah. Hal ini terlihat dari pertumbuhan IPM, ekonomi, dan pembangunan daerah yang terus meningkat setiap tahun. Namun, di sisi lain, keberadaan pertambangan minyak tradisional juga memberikan dampak negatif terhadap lingkungan, seperti pencemaran dan kerusakan ekosistem di sekitar wilayah pertambangan Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa kegiatan pertambangan minyak memiliki dampak yang kompleks, baik positif maupun negatif, terhadap aspek ekonomi, sosial, politik, dan lingkungan bagi masyarakat lokal. - [Comparison of Traditional Oil Miners Bojonegoro and Traditional Tin Miners of Bangka Belitung](https://sustain-citres.id/comparison-of-traditional-oil-miners-bojonegoro-and-traditional-tin-miners-of-bangka-belitung/): This research relates to Natural Resources of oil and gas in Indonesia, which are important commodities in the Indonesian and regional economies, as well as the impact on oil producing areas, especially Wonocolo Village and Bangka Belitung. The aim of this research is to compare the portrait of traditional oil mining in Wonocolo Village and in Bangka Belitung from an economic, social, political and environmental perspective. The type of research method used is descriptive qualitative field research. The data collection technique was carried out through gradual interviews to find out and analyze the differences that exist in the two selected regions. From this research it was found that from an economic perspective, oil mining is an important sector in income and economic growth in the two regions, however the welfare of workers and communities around oil mining is still very unequal from the results obtained from oil mining. The Wonocolo Village community is fully given the authority to manage existing traditional oil mining, while traditional oil mining in Bangka Belitung is more controlled by foreign companies and the state so the political aspect is very strong. Meanwhile, from a social perspective, traditional oil mining has had a positive impact on the Human Development Index (HDI) in the two regions and has had a real impact with the growth of HDI, the economy and regional development continuing to develop every year. The existence of traditional oil mining has a real impact on damage to the surrounding environment, ranging from pollution to ecosystem damage. From the findings above, it can beconcluded that oil mining has many positive and negative impacts on economic, social, political and environmental aspects in local communities. Keywords: Oil Mining, Wonocolo Village, Bangka Belitung - [Project meeting di Kupang dan Rote, Nusa Tenggara Timur](https://sustain-citres.id/id/project-meeting-di-kupang-dan-rote-nusa-tenggara-timur-2/): Pada 11- 16 Juli 2023 para universitas partner di Indonesia di bawah payung Projek SUSTAIN mengadakan pertemuan projek di dua lokasi, yaitu Kupang dan Rote, Nusa Tenggara Timur (NTT). Sebanyak 20 (dua puluh) orang perwakilan dari universitas partner yang terdiri atas UGM, UNDANA, POLNEP dan UBB menghadiri acara ini. Pertemuan ini dilakukan dalam rangka untuk membahas lebih lanjut mengenai rencana proyek berupa kolaborasi riset dan publikasi antar partner dengan kerangka pikir citizen participation and engagement. Kolaborasi membawa empat tema besar, yaitu pertambangan, perikanan, kehutanan sosial, dan air. Selain itu, pertemuan ini juga memiliki agenda field trip ke tambak lobster yang berlokasi di Pulau Rote yang dilakukan untuk memberikan gambaran mengenai kajian penelitian berkaitan dengan agenda kolaborasi penelitian. - [The Challenges of Nuclear Power Plant Development in Indonesia: A Case of Thorium Power Plant in Bangka Island, Indonesia](https://sustain-citres.id/id/the-challenges-of-nuclear-power-plant-development-in-indonesia-a-case-of-thorium-power-plant-in-bangka-island-indonesia-2/): Tulisan ini membahas berbagai tantangan dalam pengembangan pembangkit listrik tenaga nuklir di Indonesia. Dengan semakin kuatnya keyakinan di kalangan pembuat kebijakan bahwa energi nuklir dapat berperan penting dalam transisi energi dan diversifikasi sumber energi, penting untuk memahami bagaimana proses pengambilan keputusan terkait nuklir dilakukan. Melalui studi kasus pengembangan Thorium Molten Salt Reactor (TMSR) di Pulau Bangka, tulisan ini bertujuan untuk memahami aspek sosial, politik, dan kelembagaan dalam pengembangan pembangkit listrik berbasis thorium. Secara khusus, penelitian ini membahas bagaimana penerimaan masyarakat serta kondisi regulasi memengaruhi pengembangan energi nuklir. Penelitian ini terutama menggunakan data sekunder, seperti laporan resmi, media daring, dan berbagai penelitian akademik yang relevan. Kesimpulan dari tulisan ini adalah bahwa pengembangan energi nuklir tidak hanya membutuhkan kesiapan teknologi dan kemampuan dalam mengelola risiko, tetapi juga memerlukan kepercayaan publik yang kuat terhadap pemerintah dan industri nuklir. Kepercayaan ini dapat dibangun melalui transparansi informasi dan keterbukaan dalam proses pengambilan keputusan. - [The Challenges of Nuclear Power Plant Development in Indonesia: A Case of Thorium Power Plant in Bangka Island, Indonesia](https://sustain-citres.id/the-challenges-of-nuclear-power-plant-development-in-indonesia-a-case-of-thorium-power-plant-in-bangka-island-indonesia/): This paper discusses the challenges of nuclear power plant development in Indonesia. With a growing belief among policymakers that nuclear power could play a vital role in energy transition and diversification, it is important to analyse the process of nuclear decision-making. Drawing on the case of the development of the Thorium Molten Salt Reactor (TMSR) in Bangka Island, this paper aims to understand the social, political, and institutional aspects of thorium power plant development. More specifically, this paper elaborates on public acceptance and the regulatory environment of nuclear power development. This paper is mainly based on secondary data such as official reports, online media, and relevant academic research. We argue that nuclear power development requires not only good technological and risk management capacity but also strong public trust in the government and nuclear industry through information transparency and openness. - [Penelitian Energy Extractive Nexus](https://sustain-citres.id/id/penelitian-energy-extractive-nexus/): Proyek ini juga mewadahi penelitian ‘Energy Extractive Nexus’ bersama dengan dosen Departemen Politik dan Pemerintahan dan peneliti Research Centre for Politics and Government (PolGov), Fisipol UGM. Tren transisi energi meningkatkan kebutuhan akan kendaraan listrik dan energi baterai. Hal ini pun mendorong kebutuhan nikel yang meningkat sebagai komposisi utama kendaraan listrik dan energi baterai. Indonesia sebagai salah satu produsen nikel terbesar di dunia melihat ini sebagai potensi untuk memainkan peran rantai pasok nikel di tingkat global. Penelitian ini menyorot proses tata kelola pertambangan nikel di tiga daerah penghasil nikel di Indonesia yaitu Sorowako, Kolaka, dan Morowali dengan mengaitkannya dengan partisipasi dan citizen engagement. - [Energy Extractive Nexus Research](https://sustain-citres.id/energy-extractive-nexus-research/): The project also facilitates a collaborative research initiative titled Energy Extractive Nexus, conducted together with lecturers from the Department of Politics and Government and researchers from the Research Centre for Politics and Government (PolGov), Faculty of Social and Political Sciences, Universitas Gadjah Mada (UGM). The global energy transition has significantly increased demand for electric vehicles and battery-based energy systems. This shift has, in turn, driven a growing need for nickel, a key component in electric vehicles and battery production. As one of the world’s largest nickel producers, Indonesia views this trend as a strategic opportunity to strengthen its role in the global nickel supply chain. This research focuses on the governance of nickel mining in three major nickel-producing regions in Indonesia, Sorowako, Kolaka, and Morowali, while examining the processes through the lens of citizen participation and engagement. - [Environmental rescue by local initiatives in Bangka Belitung](https://sustain-citres.id/id/environmental-rescue-by-local-initiatives-in-bangka-belitung-2/): As the greatest tin producer in Indonesia, Bangka Belitung has been associated with environmental degradation problems. The main cause of these problems is tin deregulation, from state monopoly to autonomy in tin management. Moreover, mining activity has degraded the habitat. These problems lead society, individually or in community, to be more aware of protecting ecosystems. The communities is located in Bangka Belitung. On this research, we will focus on analyzing the environmental rescue activity of two primary figures, Mr. Toha and BECAK (Bangka Environment Creative Activist of Kawa), which will be discussed in Deep Ecology by Arne Naess. The findings show that amid the environmental damage caused by massive lead mining, these local initiatives had a significant impact on environmental conservation in Bangka Belitung. Through the cultivation of mangroves and coastal ecosystem preservation, Mr. Toha managed to prevent further damage and create sustainable habitats for various species. The BECAK community also plays an active role in implementing educational activities, waste management, and environmental advocacy, which influence local environmental policies. In the context of Deep Ecology theory, these two local initiatives reflect Arne Naess’s principles, such as recognition of biodiversity, active participation in society, and the relationship between man and nature. - [Environmental rescue by local initiatives in Bangka Belitung](https://sustain-citres.id/environmental-rescue-by-local-initiatives-in-bangka-belitung/): As the greatest tin producer in Indonesia, Bangka Belitung has been associated with environmental degradation problems. The main cause of these problems is tin deregulation, from state monopoly to autonomy in tin management. Moreover, mining activity has degraded the habitat. These problems lead society, individually or in community, to be more aware of protecting ecosystems. The communities is located in Bangka Belitung. On this research, we will focus on analyzing the environmental rescue activity of two primary figures, Mr. Toha and BECAK (Bangka Environment Creative Activist of Kawa), which will be discussed in Deep Ecology by Arne Naess. The findings show that amid the environmental damage caused by massive lead mining, these local initiatives had a significant impact on environmental conservation in Bangka Belitung. Through the cultivation of mangroves and coastal ecosystem preservation, Mr. Toha managed to prevent further damage and create sustainable habitats for various species. The BECAK community also plays an active role in implementing educational activities, waste management, and environmental advocacy, which influence local environmental policies. In the context of Deep Ecology theory, these two local initiatives reflect Arne Naess’s principles, such as recognition of biodiversity, active participation in society, and the relationship between man and nature. - [Weaving Partial Stories: More-than-human Entanglements and Environmental Governance Experiments in Indonesia and Papua New Guinea](https://sustain-citres.id/id/4057-2/): Perbedaan tujuan dan asumsi membuat cara kita memahami dan mengatur perubahan iklim menjadi beragam, semakin mendesak, dan sering kali bersifat eksperimental. Dalam penelitian ini, kami mengkaji bagaimana program uji coba (piloting) REDD+ (Reducing Emissions from Deforestation and Forest Degradation) dipahami dan dijalankan, melalui cerita-cerita dari penelitian etnografi yang dilakukan di Central Suau, Papua Nugini, dan Kalimantan Tengah, Indonesia. Pendekatan “merangkai cerita-cerita sebagian” digunakan sebagai metode untuk melihat bagaimana berbagai pihak berinteraksi dan berkonflik dalam pelaksanaan REDD+. Program ini tidak hanya berkaitan dengan hutan, tetapi juga menyangkut lahan, mata pencaharian, manusia, makhluk non-manusia, kepercayaan lokal seperti praktik magis, serta karbon sebagai komoditas. Kami mengusulkan istilah “jarak etis” untuk menjelaskan bagaimana eksperimen kebijakan seperti REDD+ berinteraksi dengan kehidupan masyarakat lokal, yang dalam praktiknya bisa saja memperkuat atau mengulang ketimpangan yang sudah ada. Dengan memperhatikan hubungan yang kompleks antara manusia dan non-manusia serta keterbatasan perspektif yang ada, penelitian ini menyoroti adanya dilema etis dan pentingnya untuk lebih berhati-hati serta tidak terburu-buru dalam merumuskan solusi terhadap perubahan iklim. Keywords: Ethics; ontological politics; environmental governance; Indonesia; Papua New Guinea - [Weaving Partial Stories: More-than-human Entanglements and Environmental Governance Experiments in Indonesia and Papua New Guinea](https://sustain-citres.id/weaving-partial-stories-more-than-human-entanglements-and-environmental-governance-experiments-in-indonesia-and-papua-new-guinea/): Different goals and assumptions enable and legitimise the ways that climate change is understood and governed through increasingly urgent, experimental, and heterogeneous interventions. We examine the ontological politics of ‘piloting’ Reducing Emissions from Deforestation and Forest Degradation (REDD+) by weaving together stories from our ethnographic fieldwork in Central Suau, Papua New Guinea and Central Kalimantan, Indonesia. Weaving partial stories is a methodological technique to examine encounters and disputes over REDD+ activities that entangle land, livelihoods, people, non-human beings, sorcery, and carbon among other entities. We propose the term ethical distance to conceptualise and foreground how governance experimentation in REDD+ intersects with local lives in ways that can reproduce and reinscribe inequalities. By attending to more-than-human entanglements and partiality, we underscore ethical dilemmas and the need to slow down our reasoning in proposing solutions to climate change. Keywords: Ethics; ontological politics; environmental governance; Indonesia; Papua New Guinea - [Governance of Nemberala Coastal Natural Resources in Rote District Ndao](https://sustain-citres.id/id/governance-of-nemberala-coastal-natural-resources-in-rote-district-ndao-2/): Penelitian ini berfokus pada tata kelola sumber daya alam non-ekstraktif di kawasan pesisir Nemberala. Secara khusus, penelitian ini bertujuan untuk menelusuri bagaimana mekanisme akses dan hubungan kekuasaan antara investor asing dan pemerintah dalam pembangunan resort, vila, dan kafe di kawasan pesisir Nemberala, Kabupaten Rote Ndao, sebagai bagian dari pengembangan pariwisata, serta apa dampaknya bagi masyarakat lokal. Penelitian ini menggunakan dua pendekatan, yaitu teori akses dari Nancy Peluso (1992) dan kerangka analisis politik sumber daya alam dari Nanang (2021), sebagai dasar analisis. Metode yang digunakan adalah studi kasus tunggal dengan pendekatan kualitatif dan bersifat induktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekuasaan, baik dalam bentuk wacana (cara berpikir dan narasi) maupun kekuatan material (modal dan sumber daya), dapat mengubah struktur kekuasaan dan nilai-nilai dalam suatu wilayah, yang kemudian memunculkan bentuk dominasi. Selain itu, kekuasaan material cenderung bekerja dalam ruang yang tertutup, sehingga dalam proses penguasaan lahan di pesisir Nemberala sering terjadi praktik yang tidak sesuai dengan aturan (tidak konstitusional). Kajian ini juga menemukan bahwa terdapat tiga aktor utama dalam tata kelola sumber daya pesisir Nemberala, yaitu pemerintah, investor asing, dan masyarakat pemilik lahan. Di sisi lain, proses kapitalisasi, privatisasi, dan komodifikasi muncul sebagai dampak dari globalisasi pasar pariwisata atau internasionalisasi sektor pariwisata. Dengan menempatkan pariwisata dalam kerangka kapitalisme, pengelolaan sumber daya alam pada akhirnya akan berkaitan dengan pertanyaan mendasar: siapa yang mendapatkan apa, di mana, dan bagaimana cara mendapatkannya. Keywords: Resource Governance, Tourism, Capitalization, Privatization, Commodification. - [Governance of Nemberala Coastal Natural Resources in Rote District Ndao](https://sustain-citres.id/governance-of-nemberala-coastal-natural-resources-in-rote-district-ndao/): This study focuses on the governance of non-extractive natural resources on the Nemberala coast. More specifically, this study aims to trace the access mechanism and power relations of foreign capitalists and the government in the development of resorts, villas and cafes in the Nemberala coastal area, Rote Ndao Regency as a means of supporting tourism and what the implications are for local communities. This study uses two access mechanism approaches, Nency Peluso’s Access theory (1992) and Nanang’s (2021) elements of political analysis of natural resources as units of analysis. This study uses a single case study strategy with a qualitative inductive research approach. This study found that discourse and material power can change the composition of power and values ​​in an area in the form of domination as an exercise of power. Apart from that, this study found that material power operates at a closed spatial level so that in the land acquisition process on the Nemberala coast unconstitutional practices occur. The study of natural resource governance shows that there are three key actors in the governance of Nemberala’s coastal natural resources, namely the government, foreign capitalists and land-owning communities. On the other hand, capitalization, privatization and commodification arise due to the globalization of the tourism market or the internationalization of tourism. Placing tourism in the capitalist space means that natural resource management will discuss who gets what, where it gets it, and how it gets it. Keywords: Resource Governance, Tourism, Capitalization, Privatization, Commodification. - [Serial Pendalaman Metodologi Penelitian: Penggunaan SLR](https://sustain-citres.id/id/serial-pendalaman-metodologi-penelitian-penggunaan-slr/): Dalam rangka mendukung penguatan kapasitas penelitian di lingkungan perguruan tinggi, SUSTAIN Project berkolaborasi dengan Research Center for Politics and Government (PolGov) dalam penyelenggaraan Serial Pendalaman Metodologi Penelitian. Program ini dirancang untuk memperkuat keterampilan metodologis sivitas akademika, khususnya dalam pengelolaan dan analisis data penelitian, guna menghasilkan penelitian yang berkualitas serta relevan dengan berbagai isu pembangunan berkelanjutan. Salah satu sesi dalam rangkaian kegiatan tersebut berfokus pada metode Systematic Literature Review (SLR), dengan A. Sudiana Sasmita, Ph.D. bertindak sebagai fasilitator dan trainer. Dalam sesi ini, peserta diperkenalkan pada berbagai tahapan dasar dalam penyusunan SLR, mulai dari pengenalan konsep dan prinsip dasar SLR, teknik - [Serial Pendalaman Metodologi Penelitian: Analisis Data Kuantitatif menggunakan R](https://sustain-citres.id/id/serial-pendalaman-metodologi-penelitian-analisis-data-kuantitatif-menggunakan-r/): Sebagai bagian dari upaya memperkuat kapasitas riset di lingkungan perguruan tinggi, SUSTAIN Project turut mendukung pelaksanaan Serial Pendalaman Metodologi Penelitian yang diselenggarakan bersama Research Center for Politics and Government (PolGov). Kegiatan ini dirancang untuk meningkatkan keterampilan metodologis, khususnya bagi para sivitas akademika dalam mengelola serta menganalisis data penelitian sehingga dapat menghasilkan riset yang lebih berkualitas dan relevan dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan berkelanjutan. Salah satu sesi dalam rangkaian kegiatan tersebut berfokus pada analisis data kuantitatif menggunakan perangkat lunak R, dengan Arya Budi, Ph.D. sebagai fasilitator dan trainer. Selama sesi berlangsung, peserta diperkenalkan pada berbagai konsep dasar analisis data kuantitatif, mulai - [Keluar dari Ketergantungan Timah: Mencari Ekonomi Alternatif dan Berkelanjutan di Belitung](https://sustain-citres.id/id/keluar-dari-ketergantungan-timah-mencari-ekonomi-alternatif-dan-berkelanjutan-di-belitung-2/): Dalam buku ini pembaca akan menemukan dua segmen besar. Segmen pertama adalah tulisan-tulisan yang berupaya untuk menegaskan daya tarik Belitung sebagai sebuah pulau yang kaya akan sumberdaya alam. Tulisan-tulisan di segmen pertama ini disusun dalam rangka membantu para pihak di Belitung untuk mempromosikan beragam keunikan yang ada di pulau ini kepada khalayak luas serta menguraikan pelajaran-pelajaran penting yang didapat para penulis dari kunjungan mereka ke Belitung. Segmen kedua berisi tulisan-tulisan yang berupaya tidak hanya merefleksikan tapi juga menganalisis dinamika sosial dan politik di Belitung. Kontribusi-kontribusi tulisan dalam buku ini diharapkan akan membawa diskusi baru untuk memahami diversifikasi ekonomi dan transisi - [Workshop Perbaikan Kurikulum oleh UNDANA dan UGM](https://sustain-citres.id/id/workshop-perbaikan-kurikulum-oleh-undana-dan-ugm-2/): Melalui program SUSTAIN, UNDANA dan UGM melaksanakan workshop perbaikan kurikulum yang menekankan prinsip partisipasi warga, transisi berkelanjutan, dan kesetaraan gender. Pelaksanaan lokakarya perbaikan kurikulum UNDANA dilakukan untuk  program studi sarjana sedangkan UGM program studi magister. Sehubungan dengan lokakarya kurikulum, proyek ini mendukung UNDANA dalam menawarkan serangkaian kursus tentang Perempuan dan Politik, yang secara khusus membahas isu-isu gender dan pembangunan. Kursus-kursus ini juga memasukkan isu-isu terkait gender ke dalam kajian pemilu, seperti lembaga perwakilan, partai politik dan pemilu, serta pendidikan antikorupsi. Kursus-kursus ini memperluas diskusi konsep-konsep politik dengan memasukkan perspektif sensitivitas gender, misalnya, di bidang-bidang seperti tata kelola sumber daya dan - [Workshop Perbaikan Kurikulum oleh UNDANA dan UGM](https://sustain-citres.id/id/workshop-perbaikan-kurikulum-oleh-undana-dan-ugm/): Melalui program SUSTAIN, UNDANA dan UGM melaksanakan workshop perbaikan kurikulum yang menekankan prinsip partisipasi warga, transisi berkelanjutan, dan kesetaraan gender. Pelaksanaan lokakarya perbaikan kurikulum UNDANA dilakukan untuk  program studi sarjana sedangkan UGM program studi magister. Sehubungan dengan lokakarya kurikulum, proyek ini mendukung UNDANA dalam menawarkan serangkaian kursus tentang Perempuan dan Politik, yang secara khusus membahas isu-isu gender dan pembangunan. Kursus-kursus ini juga memasukkan isu-isu terkait gender ke dalam kajian pemilu, seperti lembaga perwakilan, partai politik dan pemilu, serta pendidikan antikorupsi. Kursus-kursus ini memperluas diskusi konsep-konsep politik dengan memasukkan perspektif sensitivitas gender, misalnya, di bidang-bidang seperti tata kelola sumber daya dan - [Student Mobility Mahasiswa Universitas Bangka Belitung ke Universitas Gadjah Mada (UGM)](https://sustain-citres.id/id/student-mobility-mahasiswa-universitas-bangka-belitung-ke-universitas-gadjah-mada-ugm-2/): Empat mahasiswa dari UBB yang terdiri atas Aprilia Natasya, Donna Ardilla Aprillia, Muhammad Maulana dan Ruslan melaksanakan program student mobility yang berlangsung pada 3 Agustus 2023 – 3 Oktober 2023. Program yang difasilitasi oleh SUSTAIN ini dilakukan dengan melakukan student mobility  ke Universitas Gadjah Mada tepatnya di Research Center for Politics and Government (PolGov). Selama kurang lebih dua bulan, para mahasiswa terlibat di beberapa kegiatan, baik internal maupun eksternal PolGov. Misalnya, para mahasiswa diberikan kesempatan untuk terlibat langsung dalam kegiatan media dan penelitian di PolGov. Mahasiswa berpartisipasi dalam produksi konten yang diunggah ke kanal media sosial Departemen Politik dan Pemerintahan - [An urban flood-risk assessment of South Jakarta, Indonesia: A methodological approach through frequency ratio, receiver operating curve and analytic hierarchy process](https://sustain-citres.id/id/an-urban-flood-risk-assessment-of-south-jakarta-indonesia-a-methodological-approach-through-frequency-ratio-receiver-operating-curve-and-analytic-hierarchy-process-2/): Tujuan utama penelitian ini adalah melakukan pendekatan penilaian risiko banjir perkotaan di Jakarta Selatan, Indonesia. Kerentanan terhadap banjir dimodelkan menggunakan metode frequency ratio (FR) dan divalidasi dengan receiver operating characteristic–area under the curve (ROC–AUC). Sementara itu, tingkat kerentanan dinilai menggunakan analytic hierarchy process (AHP) yang mencakup empat domain: fisik, ekonomi, lingkungan, dan sosial.Penelitian ini menggunakan data spasial beresolusi tinggi (1:25.000) serta inventarisasi historis kejadian banjir untuk menghasilkan informasi risiko pada skala perkotaan secara cepat, terutama di wilayah yang memiliki keterbatasan data konvensional. Peta kerentanan banjir menunjukkan tiga kelas, yaitu rendah, sedang, dan tinggi. Peta risiko gabungan menunjukkan bahwa sebagian besar - [Jurusan Ilmu Politik UBB Gelar Workshop Academic Writing bagi Mahasiswa Semester Akhir](https://sustain-citres.id/id/jurusan-ilmu-politik-ubb-gelar-workshop-academic-writing-bagi-mahasiswa-semester-akhir/): Menjelang akhir tahun 2022, Jurusan Ilmu Politik FISIP UBB menyelenggarakan Workshop Academic Writing for Scientific Works di Swiss-Belt Hotel Pangkalpinang untuk mahasiswa mulai dari Angkatan 2016 hingga 2019.  Workshop penulisan ini merupakan rangkaian kegiatan kerjasama antara Jurusan Ilmu Politik UBB dengan Norwegian University of Science and Technology (NTNU) dalam Program CitRes-Net Norhed II hingga tahun 2026 nanti. Menurut Koordinator Workshop Academic Writing for Scientific Works Jurusan Ilmu Politik, Komang Jaka Ferdian, kegiatan ini menjadi stimulus tambahan bagi mahasiswa untuk meningkatkan kemampuan ketika menyusun skripsi.  “Peserta Workshop inipun hanya diperuntukkan bagi mahasiswa yang minimal sudah menyusun proposal skripsi. Bagi mahasiswa yang belum menyusun proposal tidak bisa mengikuti kegiatan ini,” ungkap Komang Jaka Ferdian. Untuk menyukseskan kegiatan ini, - [Dubes Norwegia: 100 Juta Dollar Sudah Diberikan untuk Hutan Indonesia](https://sustain-citres.id/id/dubes-norwegia-100-juta-dollar-sudah-diberikan-untuk-hutan-indonesia/): TEMPO.CO, Yogyakarta – Duta Besar Norwegia untuk Indonesia Rut Kruger Giverin membeberkan dukungan kuat yang telah diberikan negaranya untuk Indonesia bisa melestarikan hutan. Sepanjang dekade lalu, Pemerintahan Oslo telah mengucurkan dana sekitar US$100 juta atau setra Rp 1,5 triliun untuk program-program dengan tujuan tersebut. “Jika mengikuti berita minggu lalu, Anda mungkin telah melihat bahwa Indonesia dan Norwegia telah sepakat untuk memulai kemitraan yang baru di bidang kehutanan,” kata Rut saat memberi kuliah umum di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Gadjah Mada (UGM), Selasa 27 September 2022. Dia menegaskan kembali peran Norwegia sebagai pendukung kuat upaya Indonesia untuk melestarikan hutan hujan, lahan gambut dan bakau - [Belajar Dinamika Migas di Bojonegoro, Mahasiswa S2 asal Norwegia Kunjungi Rumah Kolaborasi](https://sustain-citres.id/id/belajar-dinamika-migas-di-bojonegoro-mahasiswa-s2-asal-norwegia-kunjungi-rumah-kolaborasi/): Rumah Kolaborasi jadi wadah dialektika muda-mudi Bojonegoro. Beberapa hari lalu (15/9), dua mahasiswa magister asal Norwegia berkunjung untuk belajar tentang dinamika Migas di Bojonegoro. Melimpahnya sumber daya alam migas di Bojonegoro berikut dinamika sosial ekonomi, lingkungan dan politik di daerah yang sering disebut “Kota Ledre” ini banyak memantik perhatian banyak pihak. Termasuk orang luar negeri, seperti Nils Oskar Tronrud dan Sebastian Kronback, mahasiswa magister asal Norwegia. Nils dan Sebastian, nama akrab keduanya, ditemani Tim dari lembaga Research Center for Politics and Government (Polgov) Universitas Gadjah Mada (UGM) berkunjung ke Rumah Kolaborasi, bertemu dengan perwakilan Bojonegoro Institute dan Aliansi Jurnalis Independen - [Mahasiswa Norwegia Kunjungi Rumah Kolaborasi, Belajar Dinamika Migas di Bojonegoro](https://sustain-citres.id/id/mahasiswa-norwegia-kunjungi-rumah-kolaborasi-belajar-dinamika-migas-di-bojonegoro/): Dua mahasiswa magister asal Norwegia Nils Oskar Tronrud dan Sebastian Kronback berkunjung ke Bojonegoro. Kedatangan dua mahasiswa itu untuk mengetahui dinamika sumber daya alam migas, maupun sosial ekonomi, lingkungan dan politik di daerah yang sering di sebut Kota Ledre ini. Nils dan Sebastian, nama akrab keduanya, ditemani Tim dari lembaga Research Center for Politics and Government (Polgov) Universitas Gadjah Mada (UGM) berkunjung ke Rumah Kolaborasi, bertemu dengan perwakilan Bojonegoro Institute dan Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Bojonegoro. pada Kamis (15/9/2022) malam. Kiki Nurshafira, perwakilan dari Polgov UGM, mengatakan, bahwasanya maksud dan tujuan dari kunjungan mereka adalah untuk belajar tentang dinamika Bojonegoro - [Gandeng PolGov UGM, Ademos Gelar FGD Riset Konsumsi Media dan Ansos](https://sustain-citres.id/id/gandeng-polgov-ugm-ademos-gelar-fgd-riset-konsumsi-media-dan-ansos/): blokBojonegoro.com – Untuk memahami masalah praktik partisipasi dan transparansi dalam tata kelola Sumber Daya Alam (SDA) di Kabupaten Bojonegoro, diperlukan upaya untuk memetakan bagaimana konsumsi informasi masyarakat, dan penggunaan media, berikut pola wacana yang berkembang dalam masyarakat Bojonegoro. Hal ini menjadi salah satu landasan Ademos yang pada hari ini menggandeng Politics and Government (PolGov) Universitas Gadjah Mada (UGM) untuk menggelar FGD Riset Konsumsi Media dan Analisis Diskursus-Jaringan Sosial di Kabupaten Bojonegoro. Acara yang digelar di kawasan Hotel Eastern Bokonegoro ini, melibatkan segenap pemangku kebijakan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro yang dihadiri oleh dinas dan instansi lintas lini. Mulai dari Kepala Desa area Ring-1 - [Prodi Ilmu Politik Undana Kupang Gelar Pelatihan Metodologi Penelitian Ilmu Sosial](https://sustain-citres.id/id/prodi-ilmu-politik-undana-kupang-gelar-pelatihan-metodologi-penelitian-ilmu-sosial/): KUPANG, VICTORYNEWS – Program Studi (Prodi) Ilmu Politik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Dipol FIisip) Universitas Nusa Cendana atau Undana Kupang menyelenggarakan Pelatihan Metodologi Penelitian Ilmu Sosial. Pelatihan Metodologi Penelitian Ilmu Sosial itu digelar untuk meningkatkan kapasitas metodologi peneliti bagi para dosen. Kegiatan ini berlangsung 4 hari mulai dari tanggal 1-4 Juni 2022 di hotel Kristal Kupang. Pelatihan ini merupakan bagian dari program peningkatan kapasitas peneliti dalam Program Capacity Building Citres-Norhed II tahun 2022 untuk meningkatkan kemampuan penelitian staf pengajar dan peneliti di lingkungan Fisip, terutama di Dipol Undana Kupang. Dekan Fisip Undana Kupang Dr Melkisdek NBC Neoloka yang diwakili oleh Jacob Wadu selaku Wakil Dekan I - [Dipol FISIP Undana Gelar Workshop Revisi Kurikulum, Dekan FISIP : Merespons Tantangan Zaman](https://sustain-citres.id/id/dipol-fisip-undana-gelar-workshop-revisi-kurikulum-dekan-fisip-merespons-tantangan-zaman/): KUPANG, VICTORY NEWS-Program Studi Ilmu Politik (Dipol) FISIP Undana menggelar workshop revisi kurikulum yang berlangsung selama tiga hari dimulai dari 9 Februari hingga 11 Februari 2022 bertempat di Hotel Aston Convention Center. Kegiatan ini dukung program Capacity Building bertema Citizens Participations in Resource Governance and Sustainable Transition (CitRes) dalam program kerja sama internasional Norwegian Program for Capasity Development in Higher Education and Research for Development II (NORHED II). Dekan FISIP Undana, Dr Melkisedek NBC Neolaka mengungkapkan Prodi Dipol FISIP Undana merespons tantangan zaman yang ada dengan mengadaptasikannya ke dalam kurikulum melalui revisi kurikulum secara periodikal dan berkala. Workshop revisi kurikulum ini juga pada tataran - [Prodi Ilmu Politik Fisip Undana Gelar Workshop Pengarusutamaan Gender di Perguruan Tinggi](https://sustain-citres.id/id/prodi-ilmu-politik-fisip-undana-gelar-workshop-pengarusutamaan-gender-di-perguruan-tinggi/): KUPANG, VICTORY NEWS-Program Studi (Prodi) Ilmu Politik Fisip Undana Kupang, NTT menyelenggarakan workshop mengenai Gender Mainstreaming in Higher Education ( Pengarusutamaan Gender di Perguruan Tinggi), Kamis (3/2/2022) di Kupang. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Capacity Building bertema Citizens Participations in Resource Governance and Sustainable Transition (CitRes) dalam program Kerja sama internasional Norwegian Program for Capasity Development in Higher Education and Research for Development II (NORHED II). Kegiatan ini terlaksana atas kolaborasi antara Faculty of Social and Educational Science Norwegian University of Science and Technology (FSES NTNU), Fisipol UGM, Fisip Undana, Fisip UBB, dan Politeknik Negeri Pontianak (Polnep). Dekan Fisip - [Dilema Timah - An Original Documentary Video](https://sustain-citres.id/id/dilema-timah-an-original-documentary-video/): Projek SUSTAIN memproduksi video dokumenter berjudul ‘Dilemma Tin’ yang dirilis pada Juli 2023. Dengan dipimpin oleh universitas partner dan jaringan SUSTAIN, video ini adalah karya bersama yang melibatkan 18 individu, termasuk pembuat video, informan, peneliti, dan aktivis LSM. Pembuatan video ini juga berkolaborasi dengan Program Citizen Engagement and Natural Resource Governance Education (Citres-Edu) project dan Environmental Policy Instruments across Commodity Chains Multilevel Governance for Biodiversity-Climate in Brazil, Colombia, Indonesia (EPICC). Sejak peluncurannya, video ini sudah mendapat 143.000 penonton dan 1.200 suka.  Video dokumenter ini bisa diakses di tautan berikut: - [Program Magang Mahasiswa di PolGov](https://sustain-citres.id/id/program-magang-mahasiswa-di-polgov/): Program magang untuk mahasiswa disediakan oleh Projek SUSTAIN untuk mengeksplor lebih dalam ketertarikkannya  di lingkungan akademik dan lokasi lapangan. Program magang ini dilakukan oleh mahasiswa UBB selama dua bulan dengan terlibat dalam kegiatan penelitian di Research Center for Politics and Government (PolGov) UGM. Selama magang, para mahasiswa berperan sebagai asisten peneliti yang mempelajari dokumen-dokumen pengelolaan hilir dan permukaan air nikel. Mereka juga berpartisipasi dalam program kemasyarakatan yang diselenggarakan oleh ADEMOS, sebuah LSM yang berbasis di Desa Dolokgede, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, pada tanggal 1 – 8 September 2023. Proyek ini melaksanakan magang mahasiswa di desa dan magang mahasiswa NTNU , - [Program Hibah Penelitian: "Partisipasi Masyarakat dalam Pengelolaan Kawasan Hutan Mangrove Berkelanjutan di Kabupaten Mempawah Hilir"](https://sustain-citres.id/id/program-hibah-penelitian-partisipasi-masyarakat-dalam-pengelolaan-kawasan-hutan-mangrove-berkelanjutan-di-kabupaten-mempawah-hilir/): Program hibah penelitian ini berjudul “Partisipasi Masyarakat dalam Pengelolaan Kawasan Hutan Mangrove Berkelanjutan di Kabupaten Mempawah Hilir”. Penyediaan Hibah Penelitian bagi Staf dan Dosen di Politik Negeri Pontianak (PNP). Kegiatan tersebut telah meningkatkan kuantitas dan kualitas penelitian yang dilakukan oleh para dosen di PNP, khususnya untuk menggali lebih dalam keahlian Program Studi Budidaya Perikanan. Pada gilirannya akan meningkatkan proyek untuk memajukan pengelolaan sektor perhutanan sosial. Selain itu, kegiatan ini memberikan dampak sosial dan ekonomi kepada masyarakat dengan mengintegrasikan budidaya ikan berkelanjutan dengan nilai rekreasi untuk pengembangan pariwisata - [Pelatihan dan Lokakarya Penulisan Karya Akademis bagi Dosen dan Tenaga Kependidikan di Universitas Nusa Cendana (UNDANA)](https://sustain-citres.id/id/pelatihan-dan-lokakarya-penulisan-karya-akademis-bagi-dosen-dan-tenaga-kependidikan-di-universitas-nusa-cendana-undana/): Projek SUSTAIN bersama dengan Universitas Nusa Cendana (UNDANA) mengadakan rangkaian pelatihan dan lokakarya penulisan untuk dosen dan staf di UNDANA. Kegiatan tersebut ditujukan untuk para dosen di UNC yang juga merupakan bagian dari organisasi think tank penelitian kepemiluan. Kegiatan tersebut menyoroti kewarganegaraan aktif untuk meningkatkan transisi energi demokratis. Kegiatan ini meningkatkan kemampuan menulis para civitas akademika. Meningkatnya kapasitas akan meningkatkan pelaksanaan proyek dalam hal penelitian dan pengajaran di lembaga pendidikan tinggi. - [Pertemuan dengan Bupati Rote Ndao, NTT](https://sustain-citres.id/id/pertemuan-dengan-bupati-rote-ndao-ntt/): Projek SUSTAIN bersama dengan universitas partner melakukan kunjungan ke pemerintah daerah tepatnya di Kantor Bupati Kabupaten Rote Ndao, NTT. Dilaksanakan pada Juli 2023, kami disambut hangat oleh jajaran instansi pemerintah Kabupaten Rote Ndao, NTT. Kunjungan ini merupakan pertemuan awal sebagai pembuka potensi dan kesempatan kerjasama serta perluasan jejaring kedepannya. Sebanyak 16 orang total peserta universitas partner dan 5 orang dari institusi pemerintah lokal hadir dalam pertemuan ini. Pertemuan dengan Pemerintah Kabupaten Rote Ndao dapat bermanfaat bagi projek untuk mendapat akses ke komunitas lokal guna mencari data dan aspirasi dalam pengembangan riset kerjasama. Selain itu, pertemuan ini sebagai langkah awal dalam - [Kampanye Pembangunan Inklusif dengan Komunitas dan Penduduk Lokal](https://sustain-citres.id/id/kampanye-pembangunan-inklusif-dengan-komunitas-dan-penduduk-lokal/): Peneliti Pusat Kajian Budaya, Peradaban, dan Pariwisata Universitas Bangka Belitung (UBB), Rendy Hamzah, menyoroti objek pemajuan kebudayaan di Bangka Belitung. Dia mengungkapkan Indeks Pembangunan Kebudayaan (IPK) di Bangka Belitung mengalami kemerosotan. “Posisi indeks hasil penilaian 3 tahun belakangan (2018 s.d 2020), Provinsi Babel berada di atas rata-rata nasional, tetapi  secara nilai sebenarnya tidak ada peningkata. Puncaknya pada tahun 2021 justru posisi indeks Babel di angka 50.85, sementara Nasional 51.90.” Kondisi tersebut membutuhkan langkah kolaboratif dengan berbagai stakeholder untuk meresponnya. Selain itu, penguatan semangat pemajuan budaya menjadi agenda strategis untuk mengantisipasi arus globalisasi dan digitalisasi yang terus mengancam dan telah mendisrupsi - [Extractive Transparency Day: Dorong Transisi Energi Berkeadilan](https://sustain-citres.id/id/extractive-transparency-day-dorong-transisi-energi-berkeadilan/): Projek SUSTAIN turut terlibat dalam kegiatan Extractive Transparency Day pada 16 Oktober 2023. Acara ini  diselenggarakan oleh Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UGM bekerja sama dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sebagai Sekretariat EITI Indonesia, dan didukung Publish What You Pay (PWYP) Indonesia, Ideas and Analysis Indonesia (IDEA) Yogyakarta, dan Pusat Penelitian Politik dan Pemerintahan (POLGOV) di UGM. Kegiatan ini  mengusung tema  “Kontekstualisasi Transparansi Data dan Informasi Industri Ekstraktif Dalam Rangka Transisi Energi yang Berkeadilan”. Extractive Transparency Day merupakan bagian dari rangkaian acara menuju peluncuran portal data ekstraktif yang dikelola Kementerian ESDM dan Sekretariat EITI Indonesia. Portal - [Pertemuan dengan Bupati Rote Ndao, NTT](https://sustain-citres.id/id/project-meeting-di-kupang-dan-rote-nusa-tenggara-timur/): Projek SUSTAIN bersama dengan universitas partner melakukan kunjungan ke pemerintah daerah tepatnya di Kantor Bupati Kabupaten Rote Ndao, NTT. Dilaksanakan pada Juli 2023, kami disambut hangat oleh jajaran instansi pemerintah Kabupaten Rote Ndao, NTT. Kunjungan ini merupakan pertemuan awal sebagai pembuka potensi dan kesempatan kerjasama serta perluasan jejaring kedepannya. Sebanyak 16 orang total peserta universitas partner dan 5 orang dari institusi pemerintah lokal hadir dalam pertemuan ini. Pertemuan dengan Pemerintah Kabupaten Rote Ndao dapat bermanfaat bagi projek untuk mendapat akses ke komunitas lokal guna mencari data dan aspirasi dalam pengembangan riset kerjasama. Selain itu, pertemuan ini sebagai langkah awal dalam - [Local social movements and local democracy: tin and gold mining in Indonesia](https://sustain-citres.id/id/local-social-movements-and-local-democracy-tin-and-gold-mining-in-indonesia-2/): This article investigates the strategies used by local social movements to respond to increased extractive industry activities in decentralized Indonesia since 2001. Using tin mining in Bangka Belitung (Sumatra) and gold mining in Banyuwangi (East Java) as case studies, this article explores how local democracy, including political decentralization that gives power to local government and societal organizations, has contributed to local social movements’ strategies to advocate the interest of local people, and what type of outcomes they have reached. This article argues that local democracy has indeed created spaces for citizens and social movements to express their grievances. However, results - [Standardised data on initiatives—STARDIT: Beta version](https://sustain-citres.id/id/standardised-data-on-initiatives-stardit-beta-version-2/): All major problems, including complex global problems such as air pollution and pandemics, require reliable data sharing between disciplines in order to respond effectively. Such problems require evidence-informed collaborative methods, multidisciplinary research and interventions in which the people who are affected are involved in every stage. However, there is currently no standardised way to share information about initiatives and problem-solving across and between fields such as health, environment, basic science, manufacturing, education, media and international development. A multi-disciplinary international team of over 100 citizens, experts and data-users has been involved in co-creating STARDIT to help everyone in the world share, - [Jejak Kotor Energi Bersih Tambang Nikel Morowali Utara](https://sustain-citres.id/id/video-dokumenter-jejak-kotor-energi-bersih-tambang-nikel-morowali-utara/): Projek SUSTAIN berkolaborasi dengan  Publish What You Pay Indonesia and Pares Indonesia, sebuah konsultan dan analis risiko politik untuk  memproduksi sebuah video kampanye untuk mempromosikan ide demokrasi dalam energi transisi. Video tersebut berjudul ‘Jejak Kotor dalam Energi Bersih’. Dalam video tersebut juga menampilkan seorang aktivis dari Kecamatan Morowali Utara yang vokal menyuarakan kepentingan masyarakat sekitar area projek strategis nasional untuk hilirisasi produksi nikel. - [Energy and Citizenship: Enhancing Citizen Engagement in the Energy Transition and Energy Security](https://sustain-citres.id/id/energy-and-citizenship-enhancing-citizen-engagement-in-the-energy-transition-and-energy-security-2/): Modul Energy and Citizenship: Enhancing Citizen Engagement in the Energy Transition and Energy Security membahas pentingnya keterlibatan warga dalam proses transisi energi dan upaya menjaga ketahanan energi. Modul ini menekankan bahwa masyarakat tidak hanya sebagai pengguna energi, tetapi juga sebagai aktor aktif yang dapat berpartisipasi dalam pengambilan keputusan, pengawasan kebijakan, serta praktik energi berkelanjutan. Selain itu, modul ini mengaitkan partisipasi warga dengan isu keadilan energi, transparansi, dan inklusivitas, terutama dalam konteks perubahan menuju energi bersih. Dengan meningkatkan keterlibatan publik, diharapkan transisi energi dapat berjalan lebih adil, efektif, dan berkelanjutan. - [Project Meeting di Politeknik Negeri Pontianak (PNP) untuk Penguatan Jaringan SUSTAIN Project](https://sustain-citres.id/id/project-meeting-di-politeknik-negeri-pontianak-pnp-untuk-penguatan-jaringan-sustain-project/): Citizens Participation in Resource Governance and Sustainable Transition (SUSTAIN) Project melaksanakan project meeting di Accounting Hall Politeknik Negeri Pontianak (POLNEP). Acara ini diselenggarakan pada 2-7 November 2026. Pertemuan tersebut dihadiri oleh perwakilan dari berbagai perguruan tinggi mitra, yaitu Norwegian University of Science and Technology (NTNU), Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Bangka Belitung (UBB), Universitas Nusa Cendana (UNDANA), serta POLNE.  Kegiatan ini menjadi ruang kolaboratif bagi para mitra untuk berbagi perkembangan program, mendiskusikan tantangan yang dihadapi, serta menyusun langkah strategis untuk mendukung keberlanjutan proyek di masa mendatang. Pada pertemuan tahun ini, diskusi difokuskan pada evaluasi berbagai program yang telah dijalankan, baik - [Memperkuat Kemitraan dan Memperluas Peluang Melalui Program Joint-Class UNC-Maastricht University](https://sustain-citres.id/id/memperkuat-kemitraan-dan-memperluas-peluang-melalui-program-joint-class-unc-maastricht-university/): Sebagai bagian dari komitmennya untuk memperkuat kolaborasi internasional dan memperluas peluang pembelajaran global, Universitas Nusa Cendana (UNC) menjalin kerja sama dengan Maastricht University dalam penyelenggaraan Field Study 2025 yang mengusung tema “Collaborative Learning on Rural Area Development and Cultural Exchange.” Program ini mempertemukan 12 mahasiswa Program Studi Global Studies dari Maastricht University dengan 12 mahasiswa Universitas Nusa Cendana yang berasal dari Fakultas Hukum, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, serta Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. Selama program berlangsung, para peserta akan didampingi oleh dosen pembimbing dari kedua universitas serta didukung oleh kelompok pendukung yang terdiri dari mahasiswa. Field Study akan dilaksanakan - [When Resilience Excludes: Gendered Power, Intersectionality, and Community-Based Disaster Risk Reduction in Coastal Indonesia](https://sustain-citres.id/id/when-resilience-excludes-gendered-power-intersectionality-and-community-based-disaster-risk-reduction-in-coastal-indonesia-2/): Penelitian ini mengkaji bagaimana konfigurasi sosial, budaya, dan kelembagaan membentuk partisipasi perempuan dalam pengurangan risiko bencana berbasis komunitas (CBDRR) di wilayah pesisir Kupang, Indonesia. Meskipun terdapat komitmen formal untuk memasukkan perspektif gender dalam tata kelola kebencanaan, partisipasi perempuan masih tidak merata dan sangat bergantung pada konteks lokal. Dengan menggunakan pendekatan studi kasus komparatif kualitatif di Kelurahan Lasiana dan Kelurahan Oesapa Barat, penelitian ini memanfaatkan wawancara mendalam, diskusi kelompok terarah (FGD), observasi partisipatif, serta analisis dokumen untuk memahami dinamika partisipasi yang berlapis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa norma gender yang mengakar, keterbatasan waktu (time poverty), serta relasi kekuasaan yang hierarkis masih menjadi - [Seminar 'Mendorong Kewargaan Aktif di dalam Transisi Energi’ sebagai Wujud Keterlibatan Publik](https://sustain-citres.id/id/seminar-mendorong-kewargaan-aktif-di-dalam-transisi-energi-sebagai-wujud-keterlibatan-publik/): Pada 30 Oktober 2025, Project Citizens Participation in Resource Governance and Sustainable Transition (SUSTAIN) mengadakan seminar bertajuk ‘Mendorong Kewargaan Aktif di dalam Transisi Energi’ pada Kamis, 30 Oktober 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Citizen Engagement, Transparency, and Transnational Natural Resource (CitRes). Secara umum, agenda ini bertujuan untuk menciptakan ruang dialog dan diskusi yang melibatkan publik dalam proses perumusan kebijakan menjadi sangat penting untuk merespons tuntutan transisi energi dan menjamin ketahanan energi. Penciptaan ruang partisipatif, otonomi, dan pemerataan pengetahuan bagi masyarakat menjadi kebutuhan utama. Prinsip kesetaraan merupakan landasan penting agar keputusan dalam pengelolaan energi dibuat berdasarkan kebutuhan rakyat yang - [Kolaborasi Riset Survei dan Eksperimen: Memperkuat Kemitraan NTNU, UGM dan UBB](https://sustain-citres.id/id/kolaborasi-riset-survei-dan-eksperimen-memperkuat-kemitraan-ugm-dan-ubb/): Sebagai bagian dari komitmennya dalam mendorong kolaborasi riset dan pengembangan kapasitas, SUSTAIN Project berkontribusi dalam memperkuat kemitraan penelitian antara Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Bangka Belitung (UBB), Norwegian University of Science and Technology (NTNU), dan University of Oulu. Melalui kolaborasi ini, proyek membuka peluang bagi peneliti, dosen, dan mahasiswa dari berbagai institusi mitra untuk bekerja sama dalam mengembangkan inisiatif penelitian yang berfokus pada isu tata kelola sumber daya alam, keberlanjutan, dan berbagai dinamika transisi sosial yang terjadi di masyarakat. Dengan memanfaatkan jejaring kerja sama Selatan–Selatan (South–South collaboration) yang telah dibangun, proyek memfasilitasi pelaksanaan kegiatan riset survei dan eksperimen di Kepulauan - [Joint Fieldwork di Kalimantan Tengah: Menggali Tata Kelola Hutan dan Pengelolaan Lanskap Berkelanjutan](https://sustain-citres.id/id/joint-fieldwork-di-kalimantan-tengah-menggali-tata-kelola-hutan-dan-pengelolaan-lanskap-berkelanjutan/): Sebagai bagian dari komitmennya untuk memperkuat kolaborasi internasional dan pertukaran pengetahuan, peneliti dari Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Norwegian University of Science and Technology (NTNU) melaksanakan kegiatan joint fieldwork di Kalimantan Tengah melalui program staff mobility. Kunjungan lapangan ini dilakukan di Katingan Mentaya Project dan turut melibatkan seorang akademisi dari Australia, sehingga menciptakan ruang pembelajaran yang multidisipliner dan internasional untuk mengeksplorasi isu-isu terkait inovasi yang bertanggung jawab dalam pengelolaan kehutanan dan tata kelola sumber daya alam yang berkelanjutan. Kegiatan lapangan ini bertujuan untuk mendukung penelitian dan keterlibatan para pemangku kepentingan dalam isu pengelolaan lanskap berkelanjutan, tata kelola hutan, serta berbagai - [Reclaiming an Anti-Tin Mining Territory: The Effectiveness of Formal Political Channels in East Belitung](https://sustain-citres.id/id/reclaiming-an-anti-tin-mining-territory-the-effectiveness-of-formal-political-channels-in-east-belitung-2/): Timah, sebagai mineral yang melimpah di bawah perairan pesisir Bangka Belitung, telah mendorong ekspansi besar-besaran kegiatan pertambangan dari darat ke laut. Artikel ini mengkaji fenomena “merebut kembali wilayah anti-tambang” sebagai bentuk perlawanan masyarakat Belitung terhadap perluasan tambang timah ke wilayah pesisir laut di Kabupaten Belitung Timur. Artikel ini merupakan hasil penelitian lapangan mendalam yang dilakukan selama periode 2017–2020, dengan menggunakan metode seperti observasi partisipatif dan wawancara mendalam. Wawancara dilakukan dengan berbagai pihak, termasuk PT Timah, pemerintah kabupaten dan provinsi, akademisi lokal, kelompok perlawanan, organisasi masyarakat sipil (CSO), nelayan, pelaku usaha wisata bahari, serta penambang tradisional. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa - [Memperkuat Kolaborasi Akademik dan Keterlibatan Komunitas Melalui Program Student Mobility](https://sustain-citres.id/id/memperkuat-kolaborasi-akademik-dan-keterlibatan-komunitas-melalui-program-student-mobility/): SUSTAIN Project memfasilitasi penyelenggaraan kegiatan student mobility ke Research Center for Politics and Government (PolGov), Universitas Gadjah Mada, sebagai bagian dari upaya memperluas ruang kolaborasi dan pertukaran pengetahuan lintas pemangku kepentingan. Kegiatan yang berlangsung pada 25 Agustus 2025 ini turut melibatkan Kali Code Community sebagai mitra komunitas yang aktif dalam pengelolaan lingkungan berbasis masyarakat. Program ini mempertemukan peserta dari berbagai institusi mitra SUSTAIN, termasuk Norwegian University of Science and Technology (NTNU), Universitas Gadjah Mada (UGM), dan Universitas Nusa Cendana (UNC). Melalui kunjungan lapangan dan sesi dialog bersama masyarakat, para peserta memperoleh kesempatan untuk belajar secara langsung dari pengalaman komunitas yang - [Pelatihan Penulisan Populer bersama The Conversation Indonesia](https://sustain-citres.id/id/pelatihan-penulisan-populer-bersama-the-conversation-indonesia/): Sebagai bagian dari komitmen memperkuat diseminasi pengetahuan dan keterlibatan publik, Citizens Participation in Resource Governance and Sustainable Transition (SUSTAIN)  Project menyelenggarakan pelatihan luring mengenai penulisan artikel populer bekerja sama dengan The Conversation Indonesia (TCID). Kegiatan yang berlangsung pada 12 Agustus 2025 ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas peserta dalam mengomunikasikan hasil penelitian dan isu-isu kebijakan kepada khalayak yang lebih luas dengan cara yang mudah dipahami, menarik, dan relevan. Pelatihan ini memperkenalkan peserta pada prinsip-prinsip dasar penulisan artikel populer, termasuk cara mengidentifikasi pesan utama, menyusun argumen yang kuat, serta menerjemahkan temuan penelitian yang kompleks ke dalam bahasa yang jelas dan mudah diakses - [Memperkuat Kolaborasi Antar Kampus melalui Student Mobility UNC di PolGov UGM](https://sustain-citres.id/id/memperkuat-kolaborasi-antar-kampus-melalui-student-mobility-unc-di-polgov-ugm/): Enam mahasiswa dari Universitas Nusa Cendana (UNC) yang terdiri atas Rachel Alicia Wattimena, Rendi Mafer Ruyandi Tapikap, Arnoldilus Rayasari Keray, Heleni Celsi Febrianti Densi, Nadya Elyana Putri Bees, dan Reynaldi Dharmawan Rihi. Kegiatan berlangsung selama 2 (dua) bulan pada Agustus-September 2025.  Program yang difasilitasi oleh Citizens Participation in Resource Governance and Sustainable Transition (SUSTAIN) ini dilakukan dengan melakukan student mobility  ke Universitas Gadjah Mada, tepatnya di Research Center for Politics and Government (PolGov). Selama kurang lebih dua bulan, para mahasiswa terlibat di beberapa kegiatan penelitian, pembelajaran, dan pengembangan kapasitas di PolGov. Misalnya, para mahasiswa diberikan kesempatan untuk terlibat langsung dalam - [The right to benefit: Using videos to encourage citizen involvement in resource revenue management](https://sustain-citres.id/id/the-right-to-benefit-using-videos-to-encourage-citizen-involvement-in-resource-revenue-management-2/): Tata kelola kekayaan sumber daya alam merupakan faktor penting dalam mendorong institusi yang kuat dan pembangunan ekonomi di negara-negara kaya sumber daya. Dalam artikel ini, kami mengkaji bagaimana keterlibatan individu dalam pengelolaan pendapatan sumber daya alam (NRR) di tingkat lokal dapat ditingkatkan dan didorong. Fokus penelitian ini adalah Indonesia, yang merupakan salah satu produsen besar emas dan minyak bumi, namun masih menghadapi berbagai tantangan di tingkat lokal seperti ketimpangan pembangunan di daerah kaya sumber daya dan praktik korupsi. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen survei terhadap 807 anggota masyarakat di sebuah daerah penghasil minyak, dengan memanfaatkan video yang berisi tiga jenis - [Recarbonization Through Decarbonization: Nickel Extraction and the Deepening of Fossil Fuel Dependence in Indonesia](https://sustain-citres.id/id/recarbonization-through-decarbonization-nickel-extraction-and-the-deepening-of-fossil-fuel-dependence-in-indonesia-2/): Visi global menuju ekonomi hijau menuntut peralihan ke sistem rendah karbon, yaitu dari bahan bakar fosil ke energi terbarukan. Namun, transisi ini tetap membutuhkan banyak material dan energi, yang justru dapat meningkatkan aktivitas penambangan mineral serta ketergantungan pada bahan bakar fosil. Dengan menggunakan pendekatan ekologi politik global dan ekonomi politik internasional kritis, artikel ini membahas bagaimana praktik dan cara berpikir ekstraktif (eksploitasi sumber daya alam secara besar-besaran) masih terus berlanjut, bahkan di tengah upaya transisi rendah karbon. Selain itu, artikel ini juga menyoroti bahwa ketergantungan terhadap bahan bakar fosil justru bisa semakin meningkat dalam proses tersebut. Melalui metode penelitian campuran, - [From Salt to Votes: Civic Resistance, Regime Collapse, and Cartel Politics in Malaka, Indonesia](https://sustain-citres.id/id/from-salt-to-votes-civic-resistance-regime-collapse-and-cartel-politics-in-malaka-indonesia-2/): Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana tata kelola industri garam di Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur, memengaruhi demokrasi lokal, khususnya dengan membedakan antara demokrasi prosedural dan demokrasi substantif. Meskipun minat terhadap hubungan antara pengelolaan sumber daya alam dan demokrasi semakin meningkat, banyak penelitian sebelumnya—terutama yang membahas sumber daya pesisir, sering mencampuradukkan kedua aspek ini, sehingga menghasilkan kesimpulan yang tidak jelas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus tunggal. Data dikumpulkan melalui observasi lapangan, wawancara mendalam, diskusi kelompok (FGD), serta studi dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tata kelola garam di Malaka memicu perlawanan dari masyarakat dan secara signifikan meningkatkan partisipasi - [When petroleum revenue transparency policy meets citizen engagement reality: Survey evidence from Indonesia](https://sustain-citres.id/id/when-petroleum-revenue-transparency-policy-meets-citizen-engagement-reality-survey-evidence-from-indonesia-2/): Transparansi dalam pengelolaan pendapatan sumber daya alam (NRR) secara teori sangat penting untuk mencegah penyalahgunaan dan korupsi. Namun, masih sedikit bukti yang menunjukkan bahwa informasi tersebut benar-benar sampai kepada masyarakat dan mendorong mereka untuk terlibat dalam pengelolaannya. Dalam penelitian ini, kami mengumpulkan data survei dari Bojonegoro, Indonesia, yang dikenal memiliki kebijakan transparansi dan akuntabilitas yang kuat dalam pengelolaan pendapatan minyak bumi. Kami meneliti bagaimana informasi diterima oleh masyarakat serta bagaimana hal tersebut berkaitan dengan sikap dan perilaku mereka terhadap pengelolaan NRR. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden masih kurang mendapatkan informasi tentang pengelolaan pendapatan sumber daya alam. Mereka memiliki - [Urgent transition, urgent extraction? Global decarbonization, national governance, and local impacts in the Indonesian nickel industry](https://sustain-citres.id/id/urgent-transition-urgent-extraction-global-decarbonization-national-governance-and-local-impacts-in-the-indonesian-nickel-industry-2/): Peralihan menuju masyarakat rendah karbon akan membutuhkan sejumlah besar material transisi energi, khususnya untuk baterai yang mendukung pembangkitan energi terbarukan yang bersifat intermiten. Meskipun transisi energi ini masih berada pada tahap awal, risiko dampak sosial dan lingkungan yang negatif akibat ekstraksi material tersebut semakin terlihat jelas. Tantangan yang terkait dengan ekstraksi sumber daya sebenarnya telah banyak didokumentasikan. Namun demikian, masih terdapat kesenjangan pengetahuan yang signifikan mengenai bagaimana transisi energi mengubah tata kelola sumber daya alam dan bagaimana perubahan tersebut membentuk dampak dari aktivitas ekstraksi. Pengetahuan ini sangat penting untuk memahami secara menyeluruh dampak kebijakan transisi energi, serta untuk mengidentifikasi peluang - [Will the EU deforestation-free products regulation (EUDR) reduce tropical forest loss? Insights from three producer countries](https://sustain-citres.id/id/will-the-eu-deforestation-free-products-regulation-eudr-reduce-tropical-forest-loss-insights-from-three-producer-countries-2/): Regulasi Uni Eropa tentang produk bebas deforestasi (EUDR) merupakan sebuah inovasi kebijakan yang memiliki dampak penting terhadap tata kelola rantai komoditas global. Dalam tulisan ini, kami membahas berbagai risiko dan keterbatasan dari kebijakan tersebut berdasarkan penilaian awal (ex-ante) terhadap kekuatan dan kelemahan kerangka logika kebijakannya (theory of change). Untuk melakukan hal tersebut, kami menggunakan berbagai temuan dari literatur tentang komitmen nol deforestasi (zero-deforestation) dan standar-standar privat dalam rantai nilai, serta melihat pola perdagangan dan deforestasi di tiga negara produsen utama, yaitu Brasil, Kolombia, dan Indonesia. Meskipun EUDR berpotensi memberikan dampak positif secara simbolis dalam mendorong agenda global untuk melawan deforestasi, - [[MODULE] – Energy and Citizenship: Enhancing Citizen Engagement in the Energy Transition and Energy Security](https://sustain-citres.id/id/module-energy-and-citizenship-enhancing-citizen-engagement-in-the-energy-transition-and-energy-security-2/): Modul Energy and Citizenship: Enhancing Citizen Engagement in the Energy Transition and Energy Security membahas pentingnya keterlibatan warga dalam proses transisi energi dan upaya menjaga ketahanan energi. Modul ini menekankan bahwa masyarakat tidak hanya sebagai pengguna energi, tetapi juga sebagai aktor aktif yang dapat berpartisipasi dalam pengambilan keputusan, pengawasan kebijakan, serta praktik energi berkelanjutan. Selain itu, modul ini mengaitkan partisipasi warga dengan isu keadilan energi, transparansi, dan inklusivitas, terutama dalam konteks perubahan menuju energi bersih. Dengan meningkatkan keterlibatan publik, diharapkan transisi energi dapat berjalan lebih adil, efektif, dan berkelanjutan. - [Memperkuat Kompetensi, Membuka Peluang Global: Pelatihan IELTS dalam SUSTAIN Project](https://sustain-citres.id/id/memperkuat-kompetensi-membuka-peluang-global-pelatihan-ielts-dalam-sustain-project/): Untuk mendukung pengembangan kapasitas sumber daya manusia di lingkungan perguruan tinggi, SUSTAIN Project memfasilitasi penyelenggaraan kelas intensif IELTS bagi para staf di Departemen Politik dan Pemerintahan Universitas Gadjah Mada (UGM). Program ini diikuti oleh peneliti, staf kependidikan, dan staf proyek yang sehari-hari terlibat dalam berbagai kegiatan akademik, penelitian, serta kerja sama internasional. Kelas intensif ini berlangsung selama dua bulan, dari Oktober hingga November 2025, bekerja sama dengan Realia Inggris sebagai lembaga penyedia layanan pelatihan bahasa Inggris. Selama program berlangsung, peserta mendapatkan pembelajaran yang mencakup empat komponen utama dalam tes IELTS, yaitu listening, reading, writing, dan speaking. Selain mempelajari materi dasar, - [“Twin Brothers”: Claim-Making Strategies by the Ata Modo in the Tourism Development Project of Komodo National Park, West Manggarai](https://sustain-citres.id/id/twin-brothers-claim-making-strategies-by-the-ata-modo-in-the-tourism-development-project-of-komodo-national-park-west-manggarai-2/): Komodo adalah spesies kadal besar yang terancam punah dan hanya ditemukan di beberapa pulau di Indonesia, yaitu Komodo, Rinca, Flores, dan Gili Motang. Untuk melindungi satwa ini, pemerintah membentuk Taman Nasional Komodo pada tahun 1980-an. Pada tahun 2019, pemerintah Indonesia menetapkan Taman Nasional Komodo sebagai destinasi wisata super premium, yang kemudian menimbulkan kontroversi terkait dampaknya terhadap masyarakat adat Ata Modo. Artikel ini membahas bagaimana proses masyarakat Ata Modo dalam memperjuangkan klaim atas hak mereka, dengan dukungan dari LSM lokal. Klaim ini berkaitan dengan hak atas tanah dan sumber daya alam, yang menjadi hal penting dalam proyek-proyek pariwisata. Namun, proses ini - [Tin, Ponds, Mangroves, and Tourism on Bangka Coast: The Dilemma of Money and Conservation](https://sustain-citres.id/id/tin-ponds-mangroves-and-tourism-on-bangka-coast-the-dilemma-of-money-and-conservation-2/): Perluasan besar-besaran tambang timah di Pulau Bangka dan sebagian wilayah laut terbuka telah menyebabkan kerusakan lingkungan di kawasan pesisir. Dalam beberapa tahun terakhir, kerusakan ini semakin parah akibat pembukaan tambak udang, yang menyebabkan berkurangnya area mangrove serta terganggunya potensi wisata pesisir. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dilema antara aktivitas ekonomi tambang timah dan pembukaan tambak udang di wilayah pesisir. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa potensi tambang timah dan tambak udang dikelola oleh investor dengan memberikan kompensasi kepada masyarakat. Di sisi lain, masyarakat sebagian besar menerima aktivitas tambang timah sebagai pekerjaan - [The politics of accountability in global sustainable commodity governance: Dilemmas of institutional competition and convergence](https://sustain-citres.id/id/the-politics-of-accountability-in-global-sustainable-commodity-governance-dilemmas-of-institutional-competition-and-convergence-2/): Akuntabilitas tata kelola keberlanjutan yang digerakkan pasar telah lama menjadi kontroversial, mencerminkan proses politik yang mendalam di mana persaingan akuntabilitas membentuk transformasi tata kelola. Dengan mengambil contoh ilustratif dari sektor komoditas pertanian yang diperdagangkan secara internasional dalam kasus penting Indonesia, makalah ini mengkaji proses akuntabilitas yang diperebutkan yang telah menyertai periode perubahan kelembagaan baru-baru ini dalam tata kelola keberlanjutan. Di tengah meningkatnya kritik terhadap sertifikasi global, telah terjadi perluasan paralel pendekatan tata kelola yang memprioritaskan pengembangan kemampuan daripada penegakan peraturan dan terlibat lebih intensif dengan pemerintah di negara-negara penghasil komoditas. Seiring dengan meningkatnya pengaruh model tata kelola alternatif, ketegangan antara - [The Relational State and Local Struggles in The Mapping of Land in Central Kalimantan, Indonesia](https://sustain-citres.id/id/the-relational-state-and-local-struggles-in-the-mapping-of-land-in-central-kalimantan-indonesia-2/): Artikel ini menyelidiki bagaimana pemetaan partisipatif yang diinisiasi oleh negara, dengan tujuan melegalkan tanah masyarakat adat, memiliki implikasi terhadap perjuangan petani dan masyarakat adat dalam menguasai tanah serta sumber daya. Secara empiris, artikel ini merujuk pada studi tentang pemetaan partisipatif di Kalimantan Tengah, Indonesia, yang diinisiasi oleh pemerintah daerah. Kami berpendapat bahwa praktik pemetaan ini dapat dipandang sebagai bentuk baru teritorialitas negara yang, dalam cara-cara yang kompleks, memobilisasi berbagai aktor lintas ruang dalam kerangka pendekatan partisipatif. Namun demikian, pemetaan partisipatif juga menciptakan landasan baru untuk memobilisasi perlawanan terhadap upaya negara dalam memperoleh kontrol teritorial. Keywords: Local struggles, participatory mapping, state territorialization, governance, Indonesia, indigenous people, legalization, land - [Gender inequality and local patriarchy in the mine industry of Bangka Island](https://sustain-citres.id/id/gender-inequality-and-local-patriarchy-in-the-mine-industry-of-bangka-island-2/): Pertambangan non-konvensional (TI) telah memberikan dampak yang cukup besar di Pulau Bangka. Kegiatan ini biasanya dilakukan oleh kelompok atau individu dengan sumber daya terbatas, menggunakan metode penambangan timah yang tidak tradisional. Umumnya, kegiatan ini termasuk dalam kategori pertambangan rakyat atau skala kecil (artisanal and small-scale mining/ASM), yang menggunakan peralatan sederhana, teknologi rendah, dan sangat bergantung pada tenaga kerja manual. Penelitian ini melihat pertambangan timah dari perspektif gender, sebuah topik yang masih jarang dibahas dalam studi sebelumnya. Tujuan utamanya adalah untuk memahami konsep gender serta masalah ketimpangan gender yang terjadi di lokasi pertambangan di Bangka. Secara khusus, penelitian ini menyoroti tantangan - [Comparison of Traditional Oil Miners Bojonegoro and Traditional Tin Miners of Bangka Belitung](https://sustain-citres.id/id/comparison-of-traditional-oil-miners-bojonegoro-and-traditional-tin-miners-of-bangka-belitung-2/): Penelitian ini membahas sumber daya alam minyak dan gas di Indonesia, yang merupakan komoditas penting bagi perekonomian nasional maupun regional, serta dampaknya terhadap daerah penghasil minyak, khususnya di Desa Wonocolo dan Bangka Belitung. Tujuan penelitian ini adalah untuk membandingkan kondisi pertambangan minyak tradisional di Desa Wonocolo dan di Bangka Belitung dari perspektif ekonomi, sosial, politik, dan lingkungan. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan lapangan. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara bertahap untuk mengetahui dan menganalisis perbedaan yang ada di kedua wilayah tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari sisi ekonomi, pertambangan minyak merupakan sektor penting yang berkontribusi terhadap pendapatan - [Project meeting di Kupang dan Rote, Nusa Tenggara Timur](https://sustain-citres.id/id/project-meeting-di-kupang-dan-rote-nusa-tenggara-timur-2/): Pada 11- 16 Juli 2023 para universitas partner di Indonesia di bawah payung Projek SUSTAIN mengadakan pertemuan projek di dua lokasi, yaitu Kupang dan Rote, Nusa Tenggara Timur (NTT). Sebanyak 20 (dua puluh) orang perwakilan dari universitas partner yang terdiri atas UGM, UNDANA, POLNEP dan UBB menghadiri acara ini. Pertemuan ini dilakukan dalam rangka untuk membahas lebih lanjut mengenai rencana proyek berupa kolaborasi riset dan publikasi antar partner dengan kerangka pikir citizen participation and engagement. Kolaborasi membawa empat tema besar, yaitu pertambangan, perikanan, kehutanan sosial, dan air. Selain itu, pertemuan ini juga memiliki agenda field trip ke tambak lobster yang - [The Challenges of Nuclear Power Plant Development in Indonesia: A Case of Thorium Power Plant in Bangka Island, Indonesia](https://sustain-citres.id/id/the-challenges-of-nuclear-power-plant-development-in-indonesia-a-case-of-thorium-power-plant-in-bangka-island-indonesia-2/): Tulisan ini membahas berbagai tantangan dalam pengembangan pembangkit listrik tenaga nuklir di Indonesia. Dengan semakin kuatnya keyakinan di kalangan pembuat kebijakan bahwa energi nuklir dapat berperan penting dalam transisi energi dan diversifikasi sumber energi, penting untuk memahami bagaimana proses pengambilan keputusan terkait nuklir dilakukan. Melalui studi kasus pengembangan Thorium Molten Salt Reactor (TMSR) di Pulau Bangka, tulisan ini bertujuan untuk memahami aspek sosial, politik, dan kelembagaan dalam pengembangan pembangkit listrik berbasis thorium. Secara khusus, penelitian ini membahas bagaimana penerimaan masyarakat serta kondisi regulasi memengaruhi pengembangan energi nuklir. Penelitian ini terutama menggunakan data sekunder, seperti laporan resmi, media daring, dan berbagai - [Penelitian Energy Extractive Nexus](https://sustain-citres.id/id/penelitian-energy-extractive-nexus/): Proyek ini juga mewadahi penelitian ‘Energy Extractive Nexus’ bersama dengan dosen Departemen Politik dan Pemerintahan dan peneliti Research Centre for Politics and Government (PolGov), Fisipol UGM. Tren transisi energi meningkatkan kebutuhan akan kendaraan listrik dan energi baterai. Hal ini pun mendorong kebutuhan nikel yang meningkat sebagai komposisi utama kendaraan listrik dan energi baterai. Indonesia sebagai salah satu produsen nikel terbesar di dunia melihat ini sebagai potensi untuk memainkan peran rantai pasok nikel di tingkat global. Penelitian ini menyorot proses tata kelola pertambangan nikel di tiga daerah penghasil nikel di Indonesia yaitu Sorowako, Kolaka, dan Morowali dengan mengaitkannya dengan partisipasi dan - [Environmental rescue by local initiatives in Bangka Belitung](https://sustain-citres.id/id/environmental-rescue-by-local-initiatives-in-bangka-belitung-2/): As the greatest tin producer in Indonesia, Bangka Belitung has been associated with environmental degradation problems. The main cause of these problems is tin deregulation, from state monopoly to autonomy in tin management. Moreover, mining activity has degraded the habitat. These problems lead society, individually or in community, to be more aware of protecting ecosystems. The communities is located in Bangka Belitung. On this research, we will focus on analyzing the environmental rescue activity of two primary figures, Mr. Toha and BECAK (Bangka Environment Creative Activist of Kawa), which will be discussed in Deep Ecology by Arne Naess. The findings - [Weaving Partial Stories: More-than-human Entanglements and Environmental Governance Experiments in Indonesia and Papua New Guinea](https://sustain-citres.id/id/4057-2/): Perbedaan tujuan dan asumsi membuat cara kita memahami dan mengatur perubahan iklim menjadi beragam, semakin mendesak, dan sering kali bersifat eksperimental. Dalam penelitian ini, kami mengkaji bagaimana program uji coba (piloting) REDD+ (Reducing Emissions from Deforestation and Forest Degradation) dipahami dan dijalankan, melalui cerita-cerita dari penelitian etnografi yang dilakukan di Central Suau, Papua Nugini, dan Kalimantan Tengah, Indonesia. Pendekatan “merangkai cerita-cerita sebagian” digunakan sebagai metode untuk melihat bagaimana berbagai pihak berinteraksi dan berkonflik dalam pelaksanaan REDD+. Program ini tidak hanya berkaitan dengan hutan, tetapi juga menyangkut lahan, mata pencaharian, manusia, makhluk non-manusia, kepercayaan lokal seperti praktik magis, serta karbon sebagai - [Governance of Nemberala Coastal Natural Resources in Rote District Ndao](https://sustain-citres.id/id/governance-of-nemberala-coastal-natural-resources-in-rote-district-ndao-2/): Penelitian ini berfokus pada tata kelola sumber daya alam non-ekstraktif di kawasan pesisir Nemberala. Secara khusus, penelitian ini bertujuan untuk menelusuri bagaimana mekanisme akses dan hubungan kekuasaan antara investor asing dan pemerintah dalam pembangunan resort, vila, dan kafe di kawasan pesisir Nemberala, Kabupaten Rote Ndao, sebagai bagian dari pengembangan pariwisata, serta apa dampaknya bagi masyarakat lokal. Penelitian ini menggunakan dua pendekatan, yaitu teori akses dari Nancy Peluso (1992) dan kerangka analisis politik sumber daya alam dari Nanang (2021), sebagai dasar analisis. Metode yang digunakan adalah studi kasus tunggal dengan pendekatan kualitatif dan bersifat induktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekuasaan, baik ## Pages - [Publikasi](https://sustain-citres.id/id/publikasi/): Blog Publikasi Publikasi Buku Jurnal Video Keluar dari Ketergantungan Timah: Mencari Ekonomi Alternatif dan Berkelanjutan di Belitung Juli 24, 2025 Tidak ada komentar Dalam buku ini pembaca akan menemukan dua segmen besar. Segmen pertama adalah tulisan-tulisan yang berupaya untuk menegaskan daya tarik Belitung sebagai sebuah pulau yang kaya akan sumberdaya alam. Tulisan-tulisan di segmen pertama ini disusun dalam rangka membantu para pihak di Belitung untuk mempromosikan beragam keunikan yang ada di pulau ini kepada khalayak luas serta menguraikan pelajaran-pelajaran penting yang didapat para penulis dari kunjungan mereka ke Belitung. Segmen kedua berisi tulisan-tulisan yang berupaya tidak hanya merefleksikan tapi juga - [Program Kami](https://sustain-citres.id/id/program-kami/): Program Kami Pertukaran Staff dan Mahasiswa​ Beasiswa Pelatihan dan Lokakarya Small Grant Research Kerja Lapangan & Kolaborasi Pertukaran Staff dan Mahasiswa Program Mobilitas Staf dan Mahasiswa berfungsi sebagai platform khusus untuk pertukaran akademik, memungkinkan staf dan mahasiswa dari universitas mitra untuk berpartisipasi dalam kegiatan mobilitas antar lembaga yang berkolaborasi. Melalui program ini, peserta diberi kesempatan untuk terlibat dalam kunjungan akademik jangka pendek, kerja lapangan, pembelajaran kolaboratif, dan kegiatan berbagi pengetahuan di berbagai lingkungan institusional dan geografis. Lebih dari sekadar program pertukaran, inisiatif ini dirancang untuk memperluas perspektif, meningkatkan pemahaman lintas budaya, dan memperkuat jaringan akademik dan profesional. Dengan mengalami lingkungan - [Jaringan Kerja](https://sustain-citres.id/id/jaringan-kerja/): Jaringan Kerja Norwegian University of Scienceand Technology Universitas Gadjah Mada Universitas Bangka Belitung Politeknik Negeri Pontianak Universitas Nusa Cendana University of Oulu Utrecht University - [Kontak Kami](https://sustain-citres.id/id/kontak-kami/): Kontak Kami Hubungi Kami Diskusikan kebutuhan Anda Kami dengan senang hati mendengar setiap kebutuhan Anda dan memberikan solusi terbaik. Jangan ragu untuk menghubungi kami melalui email, pesan whatsapp atau media sosial yang tersedia di bawah ini. Email citres.fisipol@ugm.ac.id Telepon (+62) 274 – 555880 Whatsapp: (+62) 811 2515 863​ Kantor Jl. Sosio Yustisia No.1, Karang Malang, Caturtunggal, Kec. Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55281 Kirim Pesan Punya Pertanyaan? Kirim pesan melalui formulir di bawah ini dan akan kami bantu secepatnya. Punya pertanyaan lain seputar kami? Silakan hubungi kami melalui media sosial resmi kami. Hubungi Kami Sekarang - [Tentang Kami](https://sustain-citres.id/id/tentang-kami/): SUSTAIN Pengembangan Tata Kelola Sumber Daya Alam yang Demokratis dan Berkelanjutan​ Program kerja sama antar-universitas di belahan dunia utara dan selatan yang memiliki minat dalam tata kelolasumber daya alam serta transisi ke masyarakat yang lebih berkelanjutan di Indonesia Cerita Kami SUSTAIN merupakan program kerja sama antar-universitas di belahan dunia utara dan selatan yang memiliki minat dalam tata kelola sumber daya alam serta transisi ke masyarakat yang lebih berkelanjutan di Indonesia. Program ini berkomitmen untuk memperkuat kemitraan berbasis penelitian dan pendidikan yang sedang berlangsung antara Norwegian University of Science and Technology (NTNU) dan Universitas Gadjah Mada (UGM) dengan melibatkan mitra baru - [Beranda](https://sustain-citres.id/id/beranda/): SUSTAIN Citizens Participation in Resource Governance and Sustainable Transition Pelajari Lebih Lanjut Mitra SUSTAIN Norwegian University of Scienceand Technology Universitas Gadjah Mada Universitas Bangka Belitung Politeknik Negeri Pontianak Universitas Nusa Cendana Program Kami Pertukaran Staff dan Mahasiswa​ Beasiswa Pelatihan dan Lokakarya​ Small Grants Kerja Lapangan & Kolaborasi​ Pertukaran Staff dan Mahasiswa​ Program Mobilitas Staf dan Mahasiswa berfungsi sebagai platform khusus untuk pertukaran akademik, memungkinkan staf dan mahasiswa dari universitas mitra untuk berpartisipasi dalam kegiatan mobilitas antar lembaga yang berkolaborasi. Melalui program ini, peserta diberi kesempatan untuk terlibat dalam kunjungan akademik jangka pendek, kerja lapangan, pembelajaran kolaboratif, dan kegiatan berbagi pengetahuan ## Optional - [Agent (MCP protocol)](websites-agents.hostinger.com/sustain-citres.id/mcp) [comment]: # (Generated by Hostinger Tools Plugin)