Citizens Participation in Resource Governance and Sustainable Transition (SUSTAIN) Project melaksanakan project meeting di Accounting Hall Politeknik Negeri Pontianak (POLNEP). Acara ini diselenggarakan pada 2-7 November 2026. Pertemuan tersebut dihadiri oleh perwakilan dari berbagai perguruan tinggi mitra, yaitu Norwegian University of Science and Technology (NTNU), Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Bangka Belitung (UBB), Universitas Nusa Cendana (UNDANA), serta POLNE. Kegiatan ini menjadi ruang kolaboratif bagi para mitra untuk berbagi perkembangan program, mendiskusikan tantangan yang dihadapi, serta menyusun langkah strategis untuk mendukung keberlanjutan proyek di masa mendatang.
Pada pertemuan tahun ini, diskusi difokuskan pada evaluasi berbagai program yang telah dijalankan, baik dalam bidang penelitian maupun pengembangan pendidikan. Selain meninjau capaian yang telah diraih, para peserta juga membahas peluang penguatan kerja sama serta rencana implementasi berbagai kegiatan yang akan dilaksanakan pada periode berikutnya.
Project Meeting SUSTAIN-NORHED juga menjadi wadah untuk memperluas jejaring dan memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, sektor swasta, dan organisasi masyarakat sipil. Beragam kegiatan diseminasi yang telah dilakukan sepanjang proyek berhasil menjangkau berbagai pemangku kepentingan dan mendorong dialog yang lebih luas mengenai tata kelola sumber daya alam, partisipasi warga, dan transisi menuju pembangunan yang berkelanjutan.
Agenda ini secara aktif diselenggarakan bergilir di universitas mitra setiap tahunnya turut berkontribusi dalam membangun komunitas akademik Utara-Selatan (North–South academic community) yang semakin kuat. Jaringan kolaborasi ini tidak hanya mendukung pelaksanaan program, tetapi juga menjadi ruang pertukaran gagasan, pengetahuan, dan nilai-nilai mengenai keterlibatan warga dalam tata kelola sumber daya alam serta transisi energi berkelanjutan yang berakar pada konteks lokal masing-masing institusi mitra. Melalui pertemuan ini, para mitra kembali menegaskan komitmen bersama untuk memperkuat kerja sama lintas negara, mendorong pengembangan kapasitas institusi, serta menghasilkan pengetahuan yang relevan bagi upaya mewujudkan tata kelola sumber daya alam yang lebih inklusif dan berkelanjutan.




