Journal of Economic Behavior and Organization

The right to benefit: Using videos to encourage citizen involvement in resource revenue management

Penulis

:

Christa Brunnschweiler, Nanang Indra Kurniawan, Päivi Lujala, Sabrina Scherzer, Indah Surya Wardhani

DOI

:

https://doi.org/10.1016/j.jebo.2025.107065

Tanggal Terbit

:

August 2025

Abstrak

:

Tata kelola kekayaan sumber daya alam merupakan faktor penting dalam mendorong institusi yang kuat dan pembangunan ekonomi di negara-negara kaya sumber daya. Dalam artikel ini, kami mengkaji bagaimana keterlibatan individu dalam pengelolaan pendapatan sumber daya alam (NRR) di tingkat lokal dapat ditingkatkan dan didorong.

Fokus penelitian ini adalah Indonesia, yang merupakan salah satu produsen besar emas dan minyak bumi, namun masih menghadapi berbagai tantangan di tingkat lokal seperti ketimpangan pembangunan di daerah kaya sumber daya dan praktik korupsi. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen survei terhadap 807 anggota masyarakat di sebuah daerah penghasil minyak, dengan memanfaatkan video yang berisi tiga jenis informasi berbeda. Informasi tersebut dirancang agar mudah dipahami dan bertujuan mendorong masyarakat untuk lebih terlibat dalam pengelolaan NRR.

Hasil penelitian diukur melalui pertanyaan survei terkait perilaku yang dinyatakan (stated behavior), persepsi tentang hak sebagai warga negara, serta dua indikator perilaku nyata. Temuan menunjukkan bahwa pemberian informasi dapat meningkatkan rasa bahwa masyarakat memiliki hak untuk memengaruhi penggunaan pendapatan sumber daya alam, serta meningkatkan kecenderungan mereka untuk berdonasi kepada organisasi anti-korupsi.

Pendekatan yang menampilkan contoh positif terbukti memperkuat keyakinan responden bahwa mereka berhak mendapatkan manfaat dari NRR dan berhak terlibat dalam pengelolaannya. Sebaliknya, pendekatan yang menampilkan contoh negatif tidak memberikan dampak yang signifikan terhadap hasil penelitian. Analisis lebih lanjut menunjukkan bahwa informasi dan contoh positif bekerja dengan cara meningkatkan perhatian (kesadaran) terhadap isu tersebut, sementara contoh negatif justru meningkatkan rasa ketidakpuasan tanpa mendorong perubahan sikap atau tindakan.

Penelitian ini juga menemukan bahwa individu yang sejak awal sudah peduli terhadap dampak sektor ekstraktif di daerah mereka adalah kelompok yang paling responsif terhadap intervensi ini. Secara keseluruhan, memberikan informasi yang jelas dan relevan secara lokal kepada masyarakat di daerah kaya sumber daya dapat mengubah sikap mereka. Namun, mendorong masyarakat untuk benar-benar mengambil tindakan dalam meningkatkan tata kelola NRR masih menjadi tantangan yang lebih besar.

Keywords:  Accountability; Survey experiment; Video; Indonesia; Petroleum revenues; Information treatment

Tautan ke Jurnal

Bagikan

Berita Terbaru