Tin, Ponds, Mangroves, and Tourism on Bangka Coast: The Dilemma of Money and Conservation 2026-03-31 at 10.38.50 AM

Tin, Ponds, Mangroves, and Tourism on Bangka Coast: The Dilemma of Money and Conservation

Penulis

:

Ibrahim, Ariandi A. Zulkarnain & Muhammad Kurnia

DOI

:

https://doi.org/10.1051/e3sconf/202456603005

Tanggal Terbit

:

6 September 2024

Abstrak

:

Perluasan besar-besaran tambang timah di Pulau Bangka dan sebagian wilayah laut terbuka telah menyebabkan kerusakan lingkungan di kawasan pesisir. Dalam beberapa tahun terakhir, kerusakan ini semakin parah akibat pembukaan tambak udang, yang menyebabkan berkurangnya area mangrove serta terganggunya potensi wisata pesisir. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dilema antara aktivitas ekonomi tambang timah dan pembukaan tambak udang di wilayah pesisir. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa potensi tambang timah dan tambak udang dikelola oleh investor dengan memberikan kompensasi kepada masyarakat. Di sisi lain, masyarakat sebagian besar menerima aktivitas tambang timah sebagai pekerjaan utama, karena menjadi alternatif sumber penghasilan, terutama bagi mereka yang sebelumnya bekerja dengan perusahaan Namun, dampaknya terhadap lingkungan cukup signifikan. Kawasan mangrove mengalami kerusakan habitat dan penurunan fungsi ekologis pesisir. Selain itu, potensi dan aset wisata juga terganggu akibat berkurangnya keaslian lingkungan pantai serta rusaknya ekosistem pesisir.

Penelitian ini juga menemukan bahwa dilema ini terus berlanjut karena lemahnya penegakan hukum dan kurangnya sikap tegas dari aparat desa. Akibatnya, kondisi tetap tidak berubah karena masing-masing pihak memiliki pandangan yang berbeda dan belum mencapai kesepakatan Pada akhirnya, menyeimbangkan antara kepentingan ekonomi dan upaya pelestarian lingkungan masih menjadi tantangan besar, terutama ketika setiap pihak belum berani mengambil sikap yang tegas.

Tautan ke Jurnal

Bagikan

Berita Terbaru